Jamur juga merupakan sumber bahan makanan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Kandungan lemaknya yang rendah, menyebabkan jamur layak untuk dikonsumsi masyarakat luas, terutama sekali oleh orang-orang yang sedang menjalani diet.

Kandungan nutrisi dalam jamur juga tergolong lengkap. Tidak hanya vitamin saja, namun jamur juga memiliki kandungan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Antara lain; kalsium, kalium, natrium, fosfor, besi dan magnesium. Selain itu, serat pada jamur juga cukup tinggi, yakni berkisar 7,4 – 27,6%.

Meningkatnya animo masyarakat luas terhadap makanan kesehatan, sedikit banyak terpenuhi oleh keberadaan jamur tiram, jamur yang paling banyak dibudidayakan dewasa ini.

Selain memiliki rasa yang lezat, beberapa jenis jamur dapat juga diolah menjadi obat. Bahkan telah lama para ilmuwan mengakui bahwa di beberapa jenis jamur terdapat kandungan zat tertentu yang dapat menurunkan gula darah dan kolesterol, mencegah tumor dan kanker, menetralisir racun dalam makanan olahan, mencegah radang usus, menurunkan tekanan darah serta antikarsinogen.

Dan dari hasil penelitian terakhir di Perancis dan Cina membuktikan bahwa jamur dapat membunuh virus HIVĀ  !!!

Nah, jika dibandingkan dengan beberapa jenis sayuran maupun buah-buahan yang lain, misalnya kubis, bawang, jeruk dan apel, kandungan protein pada jamur adalah lebih tinggi.

Zat gizi lain yang juga terdapat pada jamur adalah lemak tak jenuh, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Zat ini tidak berbahaya walaupun dikonsumsi dalam jumlah yang besar. Berbeda denagn lemak yang dihasilkan oleh daging hewani, yang merupakan asam lemak jenuh yang dapat membahayakan kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

Kandungan protein nabati yang dikandung jamur mencapai 10 – 30%. Persentase tersebut menunjukkan bahwa kandungan protein jamur tiram lebih tinggi 2 kali lipat jika dibandingkan dengan protein di dalam asparagus, kol dan kentang. Atau 4 kali lipat lebih tinggi dianding tomat dan wortel dan bahkan 6 kali lipat lebih tinggi dibandingkan buah jeruk.

Jika dikonsumsi dalam bentuk kering, per 100 gram jamur tiram mengandung 35 – 58 mg vitamin C dan 4,7 – 4,9 mg per vitamin B2.

Juga jamur tiram mengandung garam mineral yang persentasenya lebih tinggi dari pada daging domba/kambing. Kandungan mineral penting didalam jamur tiram antara lain; zat besi (Fe), fosfor (P), kalium (K), natrium (Na) dan kalsium (Ca).

Selain banyak-banyak manfaat yang telah disebutkan diatas, jamur tiram tak diragukan juga memiliki manfaat dalam pengobatan. Diantaranya adalah sebagai berikut;

1. Meningkatkan Sel Darah Merah (Eritrosit)

Kandungan zat besi dan niasin dalam jamur sangat berguna dalam pembentukan sel-sel darah merah. Seperti yang kita ketahui, sel-sel darah merah merah merupakan komponen terbesar dalam darah, jumlahnya 45 – 60% dari volume darah dalam tubuh.

2. Menurunkan Kolesterol

Jamur tiram juga mengandung serat tinggi, sehinggabermanfaat dalam menurunkan kepekatan lemak dalam darah, mengeluarkan kolesterol dan mencegah penyerapan berlebih dari makanan yang kita konsumsi.

3. Mengobati Kanker

Kandungan polisakarida lentinan dalam jamur tiram dipercaya mampu menekan pertumbuhan sel – sel kanker, khususnya kanker kolon. Setidaknya, penderita kanker membutuhkan jamur tiram sekitar 1 kg jamur tiram per hari atau 7 kg per minggu selama 6 bulan demi pengobatan.

4. Tambahan gizi untuk ibu hamil

Kandungan zat gizi penting lainnya dalam jamur tiram adalah asam folat. Asam folat diperlukan dalam sintesis timidin, yaitu salah satu bagian pembentukan DNA. Karena itu, agar kandungan asam folat didalam jamur tidak rusak , maka jamur tiram tidak boleh dimasak dalam suhu yang terlalu tinggi. Asam folat ini sangat dibutuhkan pada masa kehamilan, menyusui, metabolisme berlebihan, hingga bagi penderita kanker.

Karena kandungan kalorinya rendah, jamur tiram ini boleh dimakan sekehendak hati atau bebas tanpa memperhitungkan banyaknya. Justru makin banyak akan membuahkan hasil makin bagus pada kesehatan badan / jasmani manusia.
Garis besarnya, manfaat jamur tiram adalah berfungsi menekan kolesterol jahat didalam darah, menyerap kelebihan kadar gula dalam darah dan menyeimbangkan metabolisme tubuh.
http://www.deherba.com/berbagai-manfaat-dari-jamur